Thursday, August 19, 2010
Saturday, August 14, 2010
aku rindu..
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Salam Ramadhan buat semua teman muslimku..
just nak share lagu nasheed ni..
bertanya-tanya sendiri..
kita selalu cakap 'aku cinta'
mudah untuk kita luah kan 'rindu laaa'
tapi
adakah benar cinta dan rindu kita itu?
andai benar kita cinta,
di mana buktinya? *soklan paling susah*
kita cakap kita sayang Allah..
tapi, bila Allah suruh amar maa'ruf nahi mungkar..
kita berdalih-dalih
suruhan-NYA kita abaikan
larangkan-NYA kita buat..
kita cakap kita rindu Rasulullah
tapi, kita buat ke apa yang Rasulullah suruh?
...
semua orang boleh meluahkan perasaan masing2. semua orang boleh mengaku mencintai Allah dan Rasul-NYA. kala itu, Allah akan menguji kita, untuk membezakan pengakuan kita, benar atau bohong. nak cek, betul ke idok kita ni? ke cakap tak serupa bikin?! =_+
"katakanlah, 'jika kamu semua benar mencintai Allah, ikutilah aku, nescaya Allah akan mengasihi kalian semua" [al-imran, 31]
cuba tanya diri kita..
apa sebenarnya yang kita cintai??
amek 'pembaris' muhasabah, ukur diri kita dengan pengakuan cinta kita.. adakah kita melakukan ketaatan pada Allah? sudahkah kita menjauh dari larangan-NYA? adakah kita melakukan sunnah Nabi atau tidak?
Demi cintaMu ya Allah
Pada Muhammad nabiMu
Ampuni dosaku
Wujudkan harapanku
Ya Rasullallah
Siapa yang cinta pada nabinya
Pasti bahagia dalam hidupnya
Reff:
Muhammadku Muhammadku dengarlah seruanku
Aku rindu aku rindu kepadamu Muhammadku
Kau yang mengaku cinta kepada nabimu
Kau yang mengaku merindukan nabimu
Jika kau benar-benar cinta dan rindu kepada Muhammad nabimu
Buktikan
Taati perintahNya, tinggalkan laranganNya
Teladani akhlaknya
Niscaya kelak kau akan berjumpa dengan Rasullallah
Niscaya kelak kau akan berkumpul dengan Rasullallah
Back to Reff
Kau ajarkan hidup ini untuk saling mengasihi
Ku tanamkan dalam hati kuamalkan sejak dini
Engkaulah nabi pembawa cinta
Kau bimbing kami menjuju surga
~yuk berusaha menzahirkan cinta
cinta kita pada Allah, cinta kita pada Rasulullah.. tidakkah kita rindu untuk bertemu Allah, tidakkah kita rindu untuk bertemu Rasulullah?
~30 hari mencari cinta@Ramadhan~mengharapkan maghfirah dan keredhaanNYA
Salam Ramadhan buat semua teman muslimku..
just nak share lagu nasheed ni..
bertanya-tanya sendiri..
kita selalu cakap 'aku cinta'
mudah untuk kita luah kan 'rindu laaa'
tapi
adakah benar cinta dan rindu kita itu?
andai benar kita cinta,
di mana buktinya? *soklan paling susah*
kita cakap kita sayang Allah..
tapi, bila Allah suruh amar maa'ruf nahi mungkar..
kita berdalih-dalih
suruhan-NYA kita abaikan
larangkan-NYA kita buat..
kita cakap kita rindu Rasulullah
tapi, kita buat ke apa yang Rasulullah suruh?
...
semua orang boleh meluahkan perasaan masing2. semua orang boleh mengaku mencintai Allah dan Rasul-NYA. kala itu, Allah akan menguji kita, untuk membezakan pengakuan kita, benar atau bohong. nak cek, betul ke idok kita ni? ke cakap tak serupa bikin?! =_+
"katakanlah, 'jika kamu semua benar mencintai Allah, ikutilah aku, nescaya Allah akan mengasihi kalian semua" [al-imran, 31]
cuba tanya diri kita..
apa sebenarnya yang kita cintai??
amek 'pembaris' muhasabah, ukur diri kita dengan pengakuan cinta kita.. adakah kita melakukan ketaatan pada Allah? sudahkah kita menjauh dari larangan-NYA? adakah kita melakukan sunnah Nabi atau tidak?
"janganlah mengaku mencintai Allah dengan ucapan semata, tetapi buktikanlah melalui perbuatan kita. kita bisa mengatakan apa saja baik itu benar atau bohong, namun yang benar adalah perbuatannya. " -amru khalid
Demi cintaMu ya Allah
Pada Muhammad nabiMu
Ampuni dosaku
Wujudkan harapanku
Ya Rasullallah
Siapa yang cinta pada nabinya
Pasti bahagia dalam hidupnya
Reff:
Muhammadku Muhammadku dengarlah seruanku
Aku rindu aku rindu kepadamu Muhammadku
Kau yang mengaku cinta kepada nabimu
Kau yang mengaku merindukan nabimu
Jika kau benar-benar cinta dan rindu kepada Muhammad nabimu
Buktikan
Taati perintahNya, tinggalkan laranganNya
Teladani akhlaknya
Niscaya kelak kau akan berjumpa dengan Rasullallah
Niscaya kelak kau akan berkumpul dengan Rasullallah
Back to Reff
Kau ajarkan hidup ini untuk saling mengasihi
Ku tanamkan dalam hati kuamalkan sejak dini
Engkaulah nabi pembawa cinta
Kau bimbing kami menjuju surga
~yuk berusaha menzahirkan cinta
cinta kita pada Allah, cinta kita pada Rasulullah.. tidakkah kita rindu untuk bertemu Allah, tidakkah kita rindu untuk bertemu Rasulullah?
~30 hari mencari cinta@Ramadhan~mengharapkan maghfirah dan keredhaanNYA
Sunday, August 8, 2010
hari itu makin hampir

bismillahirrahmaanirraheem
apa perasaan kita kala ini?
dub dab dub dab
berdebar?
...
atau sepi tanpa persiapan?
tetamu yang dinanti dah nak tiba..
berbulan kita menanti..
esok lusa 'dia' menjengahkan diri..
ku bertanya diri..
bersediakah aku?
siapkah persiapan aku?
andai tetamu berupa manusia yang datang kerumah
pasti kita sibuk..
sibuk membuat persiapan
rumah dikemas rapi..
bilik tidur tetamu dikemas elok..
hidangan lauk pauk disedia sehabis baik..
tak menang tangan kita membuat persiapan..
terbaek punyalah!
tip top!
tapi..
bagaimana dengan tetamu kita yang ini?
'dia' yang lagi istimewa dari segala tetamu..
bertandang membawa rahmat utk kita
patutnya, persiapan itu lebih mantap!
patutnya, persiapan itu the best of all
patutnya, persiapan itu.. terbaek ah!
tapi, siapkah kita?
aduh
aku sendiri malu dengan soalan itu
seakan persiapan itu belum cukup
masih banyak keperluan perlu disiapkan
masih banyak!
ayuh teman..
sediakan diri kita untuk tetamu ini
rinduuu...
nak sangat jumpa 'dia'
moga diberi kesempatan untuk bertemu 'dia'
moga layanan pada 'dia' lebih baek dari layanan sebelum ini
layanlah 'dia' dengan layanan terbaek
usaha!
Al-Marhum Ustaz Mustafa Masyhur menggambarkan perjalanan orang-orang mukmin dalam bulan Ramadhan itu seperti melalui sebuah taman yang dipenuhi segala keindahan yang menyejukkan mata memandang setelah melalui tanah gersang yang dipenuhi pelbagai fitnah. Alangkah seronoknya orang-orang yang beriman, menerima kedatangan bulan Ramadhan untuk mereka menumpukan perhatian sepenuhnya kearah membersihkan jiwa mereka dari segala dosa dan noda, menggembalikannya semula kepada fitrah sekaligus mencapai matlamat taqwa yang dijanjikan buat mereka...
:: allahumma balighna Ramadhan ::
rindunya bertemu hanya Allah yang tahu
ingin sekali kehadiran 'dia' mengubat hati yang luka
sangat banyak calar di 'hati'.. banyak sangat 'luka' yang perlu dibaluti
:: reserved youself for Ramadhan ::
rindunya bertemu hanya Allah yang tahu
ingin sekali kehadiran 'dia' mengubat hati yang luka
sangat banyak calar di 'hati'.. banyak sangat 'luka' yang perlu dibaluti
:: reserved youself for Ramadhan ::
Wednesday, August 4, 2010
jangan cepat melatah!
Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
kita ni tak sabar kan?
aishh..
"tidak ada sesuatu tegukan yang lebih dicintai Allah selain tegukan kemarahan yang ditahan oleh seseorang hamba kerana Allah, hamba itu tidak menahannya kecuali kerana Allah, melainkan Allah akan memenuhi lambungnya dengan keimanan" [HR Ibnu Majah]
kadang-kadang ni cepat sangat melatah
faham ke melatah ni?
melatah di sini, bukan la maksudnya melatah yg 'opocot' dan sewaktu dengannya..
tapi
melatah disini saya maksudkan terlalu cepat membuat kesimpulan awal... terburu-buru dalam membuat analisa.. memberi respond terhadap sesuatu perkara tanpa penelitian yang mendalam..lebih kurang camtu laa
sabar
itu lah kuncinya.
kadang-kadang, kita tak sabar nak tunggu hasil aka buah pisang
kita pun tekan la buzzer tu banyak2 kali
sebab kita tahu, bila mana kita tekan buzzer tu, buah pisang akan keluar
mula la kita terpesong dari bertawakkal padaNYA
kita rasa, dengan menekan buzzer la cara utk mendapat pisang
tapi
Allah nak ajar kita yang bukanlah dengan menekan buzzer tu pisang akan keluar terus
cuma usaha kita adalah dengan menekan buzzer tu
sunnatullahnya, tekan buzzer dapat pisang.
kadang-kadang,
Allah 'hold' dulu hasilnya..
sebab Allah nak tengok sejauh mana kebergantungan kita padaNYA
adakah kita rasa, sebab aku tekan buzzer la aku dapat pisang?
atau
tekan buzzer ni adalah usaha utk mendapatkan pisang.. dapat ke tak pisang tu, itu serahkan pada Allah.. sebab Allah lah yang Maha Memberi segala sesuatu
Allah 'hold' dulu hasilnya
untuk kita refleksi diri kita..
sudah benarkah niat kita..
dapat ke tak kita buah pisang tu, sudah tertulis di sisi Allah.
sikit ke banyak pisang yang dapat tu, serahkan padaNYA
pada pihak kita.. bertawakkal diiringai usaha
doa padaNYA jangan dilupa.
diriwayatkan, Nabi Musa as. mengalami sakit gigi, lalu mengadukan hal itu kepada Allah.
Maka Allah swt memerintahkan:
“Ambillah rumput orang itu dan letakkan pada gigimu!”
Lalu Musa a.s pun berbuat demikian, dengan izinNYA, sakit giginya pun sembuh.
Beberapa hari kemudian, sakit giginya datang lagi. Lalu, Musa a.s pun mengambil rumput yang sebagaimana pernah dilakukan sebelum ini dan meletakkan pada giginya. Namun, tak berhasil. malah, sakit giginya bertambah teruk dari biasa. lantas Musa a.s pun mengadu kepada Allah swt.
“ Wahai Tuhanku, bukankan Engkau mengarahkan aku untuk berbuat demikian tetapi mengapa ianya tidak melegakan aku?”
Allah swt menjawab: “Wahai Musa, Akulah yang menyembuhkan dan Akulah yang menyihatkan. Aku yang memberi bencana dan Akulah yang memberi manfaat. Kali pertama kamu datang kepadaKu dan mengharapkan pertolongan Aku, lalu Aku sembuhkan sakit kamu. Sekarang engkau menuju kepada rumput dan tidak menuju kepada-Ku.”
(rujukan : “Nuruzh-Zhalâm” karya Syekh Nawawi Banten)
sabar ye!
gantungkan tawakkal padaNYA
Allahumma ballighna Ramadhan.. moga diberi kesempatan untuk bertemu roh ramadhan
kita ni tak sabar kan?
aishh..
"tidak ada sesuatu tegukan yang lebih dicintai Allah selain tegukan kemarahan yang ditahan oleh seseorang hamba kerana Allah, hamba itu tidak menahannya kecuali kerana Allah, melainkan Allah akan memenuhi lambungnya dengan keimanan" [HR Ibnu Majah]
kadang-kadang ni cepat sangat melatah
faham ke melatah ni?
melatah di sini, bukan la maksudnya melatah yg 'opocot' dan sewaktu dengannya..
tapi
melatah disini saya maksudkan terlalu cepat membuat kesimpulan awal... terburu-buru dalam membuat analisa.. memberi respond terhadap sesuatu perkara tanpa penelitian yang mendalam..lebih kurang camtu laa
sabar
itu lah kuncinya.
kadang-kadang, kita tak sabar nak tunggu hasil aka buah pisang
kita pun tekan la buzzer tu banyak2 kali
sebab kita tahu, bila mana kita tekan buzzer tu, buah pisang akan keluar
mula la kita terpesong dari bertawakkal padaNYA
kita rasa, dengan menekan buzzer la cara utk mendapat pisang
tapi
Allah nak ajar kita yang bukanlah dengan menekan buzzer tu pisang akan keluar terus
cuma usaha kita adalah dengan menekan buzzer tu
sunnatullahnya, tekan buzzer dapat pisang.
kadang-kadang,
Allah 'hold' dulu hasilnya..
sebab Allah nak tengok sejauh mana kebergantungan kita padaNYA
adakah kita rasa, sebab aku tekan buzzer la aku dapat pisang?
atau
tekan buzzer ni adalah usaha utk mendapatkan pisang.. dapat ke tak pisang tu, itu serahkan pada Allah.. sebab Allah lah yang Maha Memberi segala sesuatu
Allah 'hold' dulu hasilnya
untuk kita refleksi diri kita..
sudah benarkah niat kita..
dapat ke tak kita buah pisang tu, sudah tertulis di sisi Allah.
sikit ke banyak pisang yang dapat tu, serahkan padaNYA
pada pihak kita.. bertawakkal diiringai usaha
doa padaNYA jangan dilupa.
diriwayatkan, Nabi Musa as. mengalami sakit gigi, lalu mengadukan hal itu kepada Allah.
Maka Allah swt memerintahkan:
“Ambillah rumput orang itu dan letakkan pada gigimu!”
Lalu Musa a.s pun berbuat demikian, dengan izinNYA, sakit giginya pun sembuh.
Beberapa hari kemudian, sakit giginya datang lagi. Lalu, Musa a.s pun mengambil rumput yang sebagaimana pernah dilakukan sebelum ini dan meletakkan pada giginya. Namun, tak berhasil. malah, sakit giginya bertambah teruk dari biasa. lantas Musa a.s pun mengadu kepada Allah swt.
“ Wahai Tuhanku, bukankan Engkau mengarahkan aku untuk berbuat demikian tetapi mengapa ianya tidak melegakan aku?”
Allah swt menjawab: “Wahai Musa, Akulah yang menyembuhkan dan Akulah yang menyihatkan. Aku yang memberi bencana dan Akulah yang memberi manfaat. Kali pertama kamu datang kepadaKu dan mengharapkan pertolongan Aku, lalu Aku sembuhkan sakit kamu. Sekarang engkau menuju kepada rumput dan tidak menuju kepada-Ku.”
(rujukan : “Nuruzh-Zhalâm” karya Syekh Nawawi Banten)
sabar ye!
gantungkan tawakkal padaNYA
Allahumma ballighna Ramadhan.. moga diberi kesempatan untuk bertemu roh ramadhan
Tuesday, August 3, 2010
pernah bertanya?
pernah bertanya kenapa perlu menulis di sini...?
syahadah qauliyyah itu mungkin bukan priority..... namun mungkin ada masanya ia mampu memberi tatkala orang mula mencari
walau tak banyak.....moga ada sedikit yang terkesan
tajdid niat
Subscribe to:
Posts (Atom)